Kamis, 13 Mei 2010

Memberi Cahaya Lampu 3D pada 3Ds Max Studio

Ayo, bikin cahaya 3D lampu-mu sendiri! Pasti akan sangat menakjubkan! ;) Ini panduannya...

Cara membuatnya:

1. Klik tab Create>Lights>Omni




2. Anda buat sebuah Omni di Viewport 3ds max Anda, caranya dengan klik satu kali mouse Anda di Viewport Top. Tampilan di Viewport Perspective akan terlihat seperi gambar dibawah





3. Selanjutnya, Anda klik tab Modify





4. Lalu klik menu Rendering>Effects





5. Pada jendela Environment and Effects, klik tombol Add





6. Pilih Lens Effects dan klik tombol OK





7. Di rollout Lens Effects Globals, klik tombol Pick Light





8. Lalu Anda klik objek Omni yang tadi Anda buat di Viewport 3ds max Anda





9. Disebelah tombol Remove, Anda akan melihat objek Omni Anda sudah masuk kedalam list





10. Selanjutnya, masih di rollout Lens Effects Globals, Anda klik tombol Load





11. Pilih rays.lzv dan klik tombol Open





12. Atur nilai Size=25 (seperti tampak pada gambar dibawah)





13. Klik menu Rendering>Render





14. Klik tombol Render





15. WHUZZZ!!! Cahaya sudah jadi! Selamat mencoba...





Tambahkan Obyek dan semuanya akan terlihat lebih jelas dan indah



Lampu Penerang
ala Zakha , Hemat Listrik dan Tahan Lama...

Membuat Material Baja Pada 3Ds Max Studio

kali ini kita akan melakukan Pembuatan Material Baja pada 3Ds Max, langsung saja ke TKP!!

Langkah-langkahnya:
  1. Buka Editor Material, klik pada material yang kosong dan beri nama Steel

    3ds Max

  2. Di Shade Basic Parameter > Ubah Blinn menjadi Multi-Layer

    3ds Max

  3. Pada Multi-Layer basic parameter ubah difuse; Red = 0, Green = 0, Blue = 0 > di First Specular Layer Ubah Level = 120, Glossiness = 48, Anisotropy = 50 and finally the Orientation = 15 dan pada Second Specular layer ubah Level = 102, Glossiness = 17, Anisotropy and Orientation = 0

    3ds Max

  4. Pada Map > Centang pada Reflection kemudian masukan Mask pada map

    3ds Max

  5. Selanjutnya pada Mask Parameter masukkan pada map = raytrace dan pada mask = falloff

    3ds Max

  6. Pada Falloff ubah Falloff Type menjadi Fresnel, dan ubah juga Mix Curve-nya

    3ds Max

  7. Finish

(Tempatkan pada objek yg akan dijadikan Steel dan jangan lupa untuk menempatkan light untuk pencahayaan)

Rabu, 12 Mei 2010

Membuat Kusen Pintu 3D

Tutorial kali ini kita akan membuat kusen pintu dalam 3D, kaya' gambar diatas!!
langsung saja ke TKP...!!!

1. Buat Objek Rectangle, Circle sepeti gambar dibawah ini dan berikan perintah trim (memotong) sehingga membentuk objek penampang kusen seperti gambar dibawah (setelah ditrim)
2. Berikan perintah region, dengan mengetik pada menu command
command : reg - enter
pilih objek penampang kusen, jika benar akan tampil pada menu command 1 region created (lihat gambar dibawah)

3. Tampilakan dalam tampak depan, pilih view 3d views - front

Tutorial Membuat Kusen Pintu Detail 3D Dengan Program AutoCAD4. Jika benar akan tampil seperti gambar dibwah ini

Tutorial Membuat Kusen Pintu Detail 3D Dengan Program AutoCAD5. Gulung pake scrool untuk memperkecil, kemudian buat lintasan dengan perintah spline, caranya lihat gambar dibawah perhatikan urutan nomornya

Tutorial Membuat Kusen Pintu Detail 3D Dengan Program AutoCAD
6. Tampilkan dalam tampilan SE isometric

Tutorial Membuat Kusen Pintu Detail 3D Dengan Program AutoCAD
7. pastikan objek spline yang telah dibuat menempel pada objek penampang kusen, Jika benar akan tampil seperti gambar dibawah iniTutorial Membuat Kusen Pintu Detail 3D Dengan Program AutoCAD8. Berikan perintah extrude dengan menggunakan path (lintasan)
command : ext - enter
command : pilih objek penampang kusen - enter
command : ketik huruf P enter
command :pilih objek lintasan (spline)
Tutorial Membuat Kusen Pintu Detail 3D Dengan Program AutoCAD9. jika benar akan tampil seperti gambar dibawah ini
Tutorial Membuat Kusen Pintu Detail 3D Dengan Program AutoCAD10. Aktifkan flat shade agar objek terlihat seperti gambar dibawah ini

Tutorial Membuat Kusen Pintu Detail 3D Dengan Program AutoCAD
Tutorial Membuat Kusen Pintu Detail 3D Dengan Program AutoCAD11. Gulung scrool pada mouse untuk memperbesar sehingga tampak seperti gambar dibawah ini
Tutorial Membuat Kusen Pintu Detail 3D Dengan Program AutoCADselesai.. tunggu tutorial berikutnya...

Memberi Material Berbeda Pada Tembok

Disini kita akan memberi material berbeda pada wall,..

pada wall ini terdiri dari dua lapisan material, yang pertama adalah brick dan yang kedua adalah pleter and gypsum (tampilan dapat anda lihat ketika anda merender wall tersebut) lihat gambar 1.b

ab

gambar 1.a. dan 1.b.

Sekarang kita mulai menggambar wall dengan bentuk seperti gambar disamping gambar 1.c

c

Pada visual style realistic kita akan melihat bentuk pada wall berupa brick,tapi jika kita render maka akan berbentuk seperti gambar 1.b. Setelah kita gambar, kemudian kita ubah dari desain ke workspace visualization seperti gambar 1.d

d

Setelah selesai kita buat new material, dan kita namakan cat tembok dalam. Kemudian pada rollout material kita buka select image seperti terlihat pada gambar 1.e Kemudian kita klik select image, dan kita buka material yang akan kita gunakan, disini penulis menggunakan materil seperti gambar 1.g

f

g

Setelah menentukan material maka kita klik object yang akan kita rubah, Kemudian klik kanan dan select edit wall style seperti terlihat pada gambar 1.h

h

Kemudian kita klik pada gwb gambar 1.i kemudian klik seperti terlihat pada tanda panah

i

kemudian terlihat gambar 1.j dan klik pada tanda panah

j

Setelah itu rubah surface render dan live section rendering dengan material cat tembok dalam. Kemudian render lah

Hasilnya….. selamat menikmati……

l

Membuat Gambar Meja 3D Sederhana Dengan AutoCAD

Membuat gambar 3D bagi pemula mungkin terasa sulit, harus mulai dari mana tetapi bila anda sebagai pemula sudah mahir di 2D itu bukan masalah, sekarang tinggal pemahaman gambar 3D, gambar 3D adalah gambar 2D yang di extrude (dibuat ada ketinggian), ketinggiannya akan terlihat apabila “WCS” di rubah menjadi “UCS”, selama posisi dalam keadaan “WCS” gambar 3Dnya tidak akan nampak, karena posisi “WCS” sama dengan anda melihat dari atas. Bayangkan anda melihat sebuah kotak korek api bila di lihat dari atas, maka yang terlihat hanya bentuk segi empat saja, seolah-olah korek api tersebut hanya berupa segi empat saja, sekarang posisi anda di rubah yang tadi melihat dari atas sekarang lihatlah dari sebelah samping, maka akan tampak bahwa korek api tersebut ternyata punya ketinggian.

Perlu anda ketahui fungsi extrude akan bisa di gunakan bila objeknya satu entity, misal lingkaran, ellips dan rectang, bila anda membuat kotak dengan menggunakan fungsi “LINE”, itu belum menjadi satu entity, anda harus melakukan fungsi “PEDIT” atau “REGION”, kadangkala saat melakukan pedit sulit dilakukan atau sering gagal karena ada celah yang tidak terlihat oleh mata kita, hal inilah yang sering di alami oleh para drafter pemula.

Langkah pertama kita siapkan layer atau membuat layer, pada commmand prompt ketik “layer”

Gambar 1. Bentuk layer manager yang di tampilkan.

Maksud membuat layer yang bernama “Meja”, adalah untuk memisahkan antara bagian meja dengan yang lainnya, tiada lain untuk memudahkan saat mengedit gambar, perlu anda perhatikan “gambar yang baik” adalah gambar yang mudah di edit oleh orang lain, jangan sekali-kali membuat gambar dalam satu layer di satukan dimensi, hatch dan gambar itu sendiri, hal inilah yang akan menyulitkan saat mengedit.

Setelah selesai klik apply kemudian OK, area gambar akan nampak bebas dari dialog box, sekarang anda ketik “rectang” pada command prompt

Gambar 2. Fungsi rectang tampak sedang diaktifkan.

Disini anda masukan nilai untuk kordinat pertamanya nilai “0,0″ kemudian kordinat keduanya dengan nilai “1000,500″, ini artinya anda sedang membuat meja bagian atasnya dengan panjang 1000 dan lebar 500.

Gambar 3. Gambar rectang atau segi empat bila dilihat dari atas.

Perhatikan sekali lagi kotak ini hanya berupa segi empat, dan lihat bentuk sumbu “X” dan “Y” sementara yang sumbu “Z” tidak tampak, ini menunjukan kondisi dalam keadaan “WCS”, dimana sumbu “Z” nya ada di atas, sekarang kita rubah posisi menjadi “UCS” dengan cara, arahkan kursor anda ke menu “View -> 3D Views ->Viewpoint Presets…”

Gambar 4. Memilih menu viewpoint presets.

Setelah menu “viewpoint presets” di pilih akan muncul dialog selanjutnya

Gambar 5. Dialog box untuk merubah posisi UCS.

Isilah kotak “X Axis” dengan nilai 315 dan kotak “XY Plane” dengan nilai 30, atau anda bisa di lakukan dengan meng klik kotak 315 dan sebelah kanannya angka 30 sebelah bawah. Ma ka tampilan objek gambar akan berubah.

Gambar 6. Posisi ucs sudah mulai berubah sumbu z sudah terlihat.

Sekarang anda sudah bisa melihat sumbu “Z”, sehingga ketika objek di extrude akan tampak perubahannya, pada command prompt ketik “extrude”, isi ketinggiannya dengan nilai 20 sementara untuk taper nya tekan saja tombol enter artinya kita tidak memilih nilai, yang di pilih default “<0>”.

Gambar 7, Urutan langkah extrude.

Inilah hasil extrude pada kotak meja

Gambar 8. Hasil extrude dari kotak segi empat.

Meja ini masih terlihat kasar setiap pojok masih runcing, jangan di pikirkan dulu itu nanti dikerjakan saat akan menjelang finising, termasuk warna garis mana ada kayu warnanya merah, disini yang akan di bahas trik dan cara membuat 3D, nanti di lain sesi akan di bahas soal lain.

Sekarang anda buat layer baru yang bernama “Kaki Meja” dan di set ke “set current”, pada command prompt ketik “xline” dan buat untuk “h” maupun “v”, serta pilih pojok meja bagian bawah, kemudian di offset dari kedua garis tersebut kearah dalam dengan jarak 100, ini garis bantu untuk membuat lingkaran yang akan di jadikan kaki meja, lanjutkan dengan membuat lingkaran dengan titik center perpotongan garis bantu itu, perhatikan pada gambar 10.

Gambar 9. Urutan langkah menggunakan xline dan offset.

Gambar 10. Dua buah garis bantu untuk membuat lingkaran.

Layer “Meja” supaya di matikan ini untuk memudahkan saat membuat “kaki meja”, sehingga fokus kita hanya pada kaki meja, meja ini akan kita set dengan ketinggian sekitar 45 cm atau 450 mm dari lantai sampai dengan permukaan atas meja, jadi kaki meja harus di kurangi dengan ketebalan meja yaitu 20, sehingga kaki meja akan kita extrude 450-20=430 mm, kearah bawah “-430″ (pakai tanda minus artinya extrude mengarah ke bawah.

Gambar 11. Kaki meja sudah terbentuk.

Bila kaki meja yang anda buat terlihat hanya berupa dua buah lingkaran dan dua garis vertikal, segera set “isolines” ke nilai 12 kemudian di “regen”.

Rasanya kaki meja kalau cuma lurus aja agak kurang rasa sentuhan seni, baik kita akan buat sedikit ada bentuk yang enak di lihat, ketik “circle” pilih lingkaran paling bawah dan pilih quadrant dengan radius 10, lantas di extrude setinggi 150, terus di “array” pilih polar dengan jumlah 12.

Gambar 12. Urutan dan langkah circle,extrude dan array.

Gambar 13. Lingkaran yang di extrude kemudian di array.

Langkah selanjutnya lakukan “subtract” dan hasilnya lihat pada gambar 14

Gambar 14. Kaki meja setelah dilakukan subtract.

Garis bantu segera hapus karena sudah tidak di butuhkan lagi, layer “Meja” supaya di hidupkan kembali, sekarang akan di lakukan proses “mirror”, pilih midpoint pada lebar meja sebelah kiri dan sebelah kanan.

Gambar 15. Urutan langkah mirror kaki meja .

Gambar 16. Hasil mirror pada kaki meja.

Berikutnya lakukan mirror terhadap kaki meja dengan memilih midpoint dari panjang meja

Gambar 17. Kaki meja sudah komplit.

Sentuhan akhir adalah melakukan “fillet” terhadap meja bagian atas agar terlihat lebih manis, untuk bagian pojok fillet dengan radius 25 dan bagian sisi panjang maupun lebar dengan nilai 5.

Gambar 18. Urutan langkah untuk fillet terhadap meja.

Gambar 19. Bentuk akhir dari meja.

Meja kita akan ganti warnanya menjadi warna kayu alami, arahkan kursor anda ke menu “View -> Render -> Materials…”

Gambar 20. Arah menuju menu material.

Setelah memilih menu material akan muncul dialog ini.

Gambar 21. Dilaog untuk material.

Kemudian anda pilih lagi atau tekan tombol “MaterialsLibrary…”

Gambar 22. Dialog box material library.

Pada kotak “Current Library” atau paling kanan pilih “Wood.Med.Ash” atau terserah anda, klik tombol “Import -> OK”. Setelah gambar 22 di klik OK kemudian menghilang yang tertinggal dialog box gambar 21.

Pada kotak “Materials” di klik “Wood.Med.Ash” terus di klik tombol “Attach” dan pilih semua objek, kemudian di OK, arahkan lagi kursor anda ke menu “View -> Render -> renders… render (pada diaalog box)”.

Inilah hasil akhir dari meja yang anda buat

Gambar 23. Hasil akhir dari meja kreasi anda.